Home » Berita » Melejitkan Prestasi Siswa Dengan Quantum Learning

Melejitkan Prestasi Siswa Dengan Quantum Learning

IQ_SPOTLIGHTTiga hari pertama masuk sekolah peserta didik baru SMA Negeri 1 Welahan telah usai, mereka telah selesai melaksanakan kegiatan MPLS (Masa Penegenalan Lingkungan Sekolah). Pada hari kedua kegiatan MPLS kemarin (17/7) peserta didik baru mendapatkan materi mengenai Cara Belajar yang Baik.Materi mengenai cara belajar yang baik penting untuk disampaikan kepada siswa karena merupakan bekal untuk dapat menyerap ilmu yang ada secara optimal. Teknik-teknik belajar yang baik akan memudahkan siswa untuk belajar secara efektif dan efisien. Hal yang patut untuk diketahui siswa bahwa belajar bukan hanya sekdar menghafal tetapi lebih daripada itu, belajar harus menggembirakan dan menarik. Sehingga penting bagi siswa untuk mengetahui teknik belajar dengan cara Quantum Learning.

Telah lama istilah Quantum Learning muncul di dunia pendidikan. Istilah quantum sendiri adalah istilah dalam ilmu fisika yang berarti interaksi yang mengubah energy menjadi cahaya. Istilah ini digunakan dalam pendidikan untuk menjelaskan pengubahan bermacam-macam interaksi yang terjadi dalam kegiatan belajar.

Quantum learning ialah kiat, petunjuk, strategi, dan seluruh proses belajar yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat, serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Bobbi DePorter mengembangkan teknik-teknik yang sasaran akhirnya ditujukan untuk membantu para siswa menjadi responsif dan bergairah dalam menghadapi tantangan dan perubahan realitas (yang terkait dengan sifat jurnalisme). Seperti teknik mencatat tingkat tinggi, teknik membaca cepat dan teknik berfikir logis dan kreatif.

Beberapa hal yang penting dicatat dalam quantum learning adalah sebagai berikut. Para siswa dikenali tentang “kekuatan pikiran” yang tak terbatas. Ditegaskan bahwa otak manusia mempunyai potensi yang sama dengan yang dimilliki oleh Albert Einstein.

Berdasarkan penjelasan mengenai apa dan bagaimana unsur-unsur dan struktur otak manusia bekerja, dibuat model pembelajaran yang dapat mendorong peningkatan kecerdasan linguistik, matematika, visual/spasial, kinestetik/perasa, musikal, interpersonal, intarpersonal, dan intuisi. Bagaimana mengembangkan fungsi motor sensorik (melalui kontak langsung dengan lingkungan), sistem emosional-kognitif (melalui bermain, meniru, dan pembacaan cerita), dan kecerdasan yang lebih tinggi (melalui perawatan yang benar dan pengondisian emosional yang sehat).

Semua itu, pada akhirnya, tertuju pada proses belajar yang menargetkan tumbuhnya “emosi positif, kekuatan otak, keberhasilan, dan kehormatan diri.” Keempat unsur ini bila digambarkan saling terkait. Dari kehormatan diri, misalnya, terdorong emosi positif yang mengembangkan kekuatan otak, dan menghasilkan keberhasilan, lalu (balik lagi) kepada penciptaan kehormatan diri.

Diharapkan dari kegiatan tersebut siswa SMA Negeri 1 Welahan menjadi aktif belajar secara menyenangkan dan mendapat prestasi dari hasil belajar yang efektif dan efisien.


Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>